Gerakan emansipasi wanita atau yang katanya memperjuangkan kesetaraan gender tidak lain merupakan suatu upaya penghacuran wanita yang beragama islam secara terselubung. mungkin bagi mereka yang non muslim tidak ada salahnya berteriak-teriak menyeruarakan kesetaraan ini, karena memang konsep hidup mereka akan tetap dan selalu penuh aib, cela dan kekurangan karena timbul dari mempeturutkan nafsu.bukankah penindasan perempuan juga di jumpai di negei yang dihuni kaum muslimin? jawabnya, "ya" akan tetapi hal itu tidaklah harus menjadikan kita membenarkan dan menelan mentah-mentah apa yang di suarakan orang-orang kafir terhadap sesama komunitasnya.
seruan kepada emansipasi wanita yang sudah lama dikumandangkan sebenarnya tidak lain bertujuan menghancurkan islam dan tabiat kaum muslimin. orang-orang kafir benar-benar mengetahui bagaimana sempurnanya agama ini dan bagaimana umat islam berpegang teguh dengannya. mereka tahu, ketika umat islam bepegang teguh dengan agamanya dan konsisten terhadap petunjuk Nabi-nya, lebih-lebik para wanitanya, pastilah kehidupan kaum muslimin itu jauh lebih baik dan memiliki kekuatan menghadapi musuh-musuhnya. semua musuh-musuh islam, lebih-lebih Yahudi dan Nasrani, sangat iri dan benci (jika kaum muslimin itu kuat). merekalah yang memunculkan malapetaka emansipasi wanita ini untuk memecah belah perstuan kaum muslimin, serta menyebarkan berbagai macam kerusakan di tengah-tengah mereka. Diantara seruan mereka adalah agar para wanita Islam keluar dari rumahnya hingga hilang rasa malunya.
"Tidak akan tegak kondisi timur (dunia islam) selama mereka belum melepaskan hijab(cadar) dari wajah-wajah wanita, lalu menutup al-Qur'an dengan kain cadarnya, minum minuman keras, mengkonsumsi narkoba, melacur, dan melakukan berbagai macam kemaksiatan.
seruan kepada emansipasi wanita yang sudah lama dikumandangkan sebenarnya tidak lain bertujuan menghancurkan islam dan tabiat kaum muslimin. orang-orang kafir benar-benar mengetahui bagaimana sempurnanya agama ini dan bagaimana umat islam berpegang teguh dengannya. mereka tahu, ketika umat islam bepegang teguh dengan agamanya dan konsisten terhadap petunjuk Nabi-nya, lebih-lebik para wanitanya, pastilah kehidupan kaum muslimin itu jauh lebih baik dan memiliki kekuatan menghadapi musuh-musuhnya. semua musuh-musuh islam, lebih-lebih Yahudi dan Nasrani, sangat iri dan benci (jika kaum muslimin itu kuat). merekalah yang memunculkan malapetaka emansipasi wanita ini untuk memecah belah perstuan kaum muslimin, serta menyebarkan berbagai macam kerusakan di tengah-tengah mereka. Diantara seruan mereka adalah agar para wanita Islam keluar dari rumahnya hingga hilang rasa malunya.
"Tidak akan tegak kondisi timur (dunia islam) selama mereka belum melepaskan hijab(cadar) dari wajah-wajah wanita, lalu menutup al-Qur'an dengan kain cadarnya, minum minuman keras, mengkonsumsi narkoba, melacur, dan melakukan berbagai macam kemaksiatan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar